INFO TERBARU
Keselamatan warga sekolah menjadi prioritas utama di SMP Negeri 23 Dumai. Pada Selasa, 14 April 2026, SMPN 23 Dumai sukses menggelar agenda Sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) guna membekali siswa dan guru dengan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran. Kegiatan ini menghadirkan pakar dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Dumai, yang dipimpin langsung oleh Bapak Gilang sebagai narasumber utama. Edukasi Teoretis hingga Aksi Lapangan Rangkaian kegiatan dibuka di Aula Sekolah, di mana Bapak Gilang memaparkan materi penting mengenai identifikasi titik api, prosedur keamanan gedung, hingga pengenalan berbagai alat pemadam. Beliau menekankan pentingnya ketenangan mental saat menghadapi situasi darurat agar prosedur keselamatan tetap berjalan sesuai rencana. Keseruan berlanjut pada sesi Praktik Lapangan. Di bawah instruksi Bapak Gilang, para siswa dan guru berkesempatan mempraktikkan langsung teknik pemadaman api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta teknik tradisional menggunakan karung goni basah. Evaluasi dan Simulasi Evakuasi Kelas Kegiatan diakhiri dengan sesi evaluasi mendalam. Bapak Gilang memberikan arahan teknis mengenai prosedur evakuasi dari dalam ruang kelas. Para peserta diajarkan cara keluar ruangan dengan aman, memahami jalur evakuasi sekolah, hingga langkah koordinasi jika terjadi bencana kebakaran saat jam pelajaran berlangsung. "Ilmu yang diberikan Bapak Gilang hari ini sangat berharga. Kami ingin memastikan seluruh warga SMPN 23 Dumai tidak hanya cerdas akademik, tapi juga tangguh dan tanggap bencana," ujar perwakilan Kesiswaan SMPN 23 Dumai. Dengan terlaksananya SPAB ini, diharapkan seluruh warga sekolah memiliki kesadaran tinggi akan keselamatan kerja dan lingkungan, menjadikan SMPN 23 Dumai sebagai sekolah yang tangguh bencana. SMPN 23 Dumai berhasil mengembangkan web sekolah, jurnal dan portal G7KAIH, presensi wajah guru dan tendik, serta presensi murid berbasis QR Code yang akan langsung memberikan notifikasi update ke akun orangtua secara real-time. Pengembangan dilakukan secara independen oleh SMPN 23 Dumai tanpa melibatkan pihak eksternal.
SMP Negeri 23 Dumai Rampungkan Migrasi ke E-Office, Sokong Digitalisasi Pembelajaran dan Perkuat Integrasi Tripusat Pendidikan
Berita

SMP Negeri 23 Dumai Rampungkan Migrasi ke E-Office, Sokong Digitalisasi Pembelajaran dan Perkuat Integrasi Tripusat Pendidikan

admin 02 July 2026

DUMAI - Dalam upaya mewujudkan ekosistem pendidikan yang modern, efisien, dan transparan, SMP Negeri 23 Dumai resmi merampungkan migrasi sistem administrasi dan tata kelola sekolah ke platform E-Office. Langkah strategis ini diharapkan mampu menyokong penuh program digitalisasi pembelajaran sekaligus memperkuat integrasi Tripusat Pendidikan, yakni sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Peralihan menuju tata kelola digital ini merupakan wujud nyata komitmen SMP Negeri 23 Dumai dalam beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi. Dengan implementasi E-Office, seluruh proses birokrasi dan administrasi—mulai dari persuratan, pengarsipan dokumen, hingga manajemen data siswa dan tenaga pendidik—kini dapat dilakukan secara real-time, cepat, dan tanpa batas ruang dan waktu.

Optimalisasi Digitalisasi Pembelajaran

Penerapan E-Office memberikan dampak positif yang signifikan secara langsung terhadap kualitas pembelajaran di sekolah. Selama ini, beban administrasi kerap menyita banyak waktu dan tenaga para guru. Kini, dengan sistem yang terotomatisasi, beban tersebut dapat dipangkas secara drastis.

Hal ini memberikan ruang yang lebih luas bagi para pendidik untuk berfokus pada tugas esensialnya: merancang metode pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan berpusat pada murid, serta mendampingi perkembangan akademik maupun karakter setiap peserta didik secara lebih intensif. Selain itu, sistem ini mempermudah pemantauan aktivitas akademik dan memastikan seluruh dokumentasi pendidikan tersimpan dengan aman (paperless).

Memperkuat Integrasi Tripusat Pendidikan

Lebih jauh, migrasi ke E-Office ini menjadi jembatan teknologi yang penting dalam mengoptimalkan peran Tripusat Pendidikan yang digagas oleh Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara. Melalui sistem tata kelola informasi yang terintegrasi, komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua murid menjadi jauh lebih mudah, cepat, dan transparan.

Orang tua (keluarga) kini dapat memperoleh informasi terkait perkembangan sekolah, agenda kegiatan, hingga kebijakan-kebijakan terbaru dengan lebih mudah. Keterbukaan informasi ini diyakini akan mendorong partisipasi aktif orang tua dalam mendukung proses belajar anak di rumah.

Di sisi lain, masyarakat sekitar dan instansi terkait juga dapat mengakses informasi publik yang relevan, sehingga terjalin rasa saling memiliki dan tanggung jawab bersama dalam memajukan kualitas pendidikan di lingkungan SMP Negeri 23 Dumai.

"Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Melalui inovasi E-Office ini, kami berharap sinergi antara guru, orang tua, dan elemen masyarakat akan semakin kokoh. Teknologi hadir bukan hanya untuk mempermudah pekerjaan kami, tetapi untuk merajut kolaborasi demi kemajuan peserta didik," ungkap perwakilan sekolah.

Ke depannya, SMP Negeri 23 Dumai berkomitmen untuk terus menyempurnakan dan mengembangkan fitur-fitur pendukung di dalam sistem E-Office ini, guna memastikannya senantiasa relevan dengan kebutuhan pendidikan yang dinamis. Pencapaian ini sekaligus memantapkan posisi SMP Negeri 23 Dumai sebagai sekolah yang siap menghadapi tantangan era Society 5.0.